Suaramu terdengar di radio
Mersik menganggu emosiku
Biarpun dikau ku tinggalkan
Namunku tetap bersabar
Mengapa harus kau perlakukan
Saban hari ku kian terpandang
Dikau dikelilingi peminatmu yang tampan
Hatiku cair bak dian
Dengarlah sentuhan hatiku sayang
Cinta kita tak mamapu berterusan
Dirimu seakan membunuhlku
Lukamu melenyapkan rindu
Dikau membunuhku
Dikau membunuhku
Ohhh... hentikan sayang
Pejamkan matamu kubawa dikau terbang
Bersama kita tuju puri yang indah
Bertahta cinta asmara
Bertahta emas permata
Ohhh...
Showing posts with label Belantara. Show all posts
Showing posts with label Belantara. Show all posts
Belantara - Sri Kandi Di Sisi
Ini bukan pertama kali
Aku pernah jatuh hati
Tiap saat berillusi
Tanpa dirimu di sisi
Dikau manis mencabar puteri
Senyummu indah melembut hati
Biar sepi melanda diri
Hadirmu tetap dalam mimpi
Kehadiranmu ku terpaku
Menyaksikan langkahmu
Dikau ayu mencabar ratu
Jelingan matamu selembut bayu
Oh ku terbayang merah jambu
Sungguh manis memikat kalbu
Biar resah melanda diri
Hadirmu kukuh dalam hati
Oh sayangku
Terkapar tak tahan ku
Hati ini milikmu
Oh manis
Kupinta sayang
Rambut hitamku terpegun
Oh rindu
Engkaulah ratu
Hati ini dikau curi
Tika bermain duri hati
Srikandi di sisi
Oh dikau ibarat mentari
Mengapakah kau berlari
Di kala hidupku sepi
Hey... dikaulah taman utama
Di malam yang gelita
Datanglah padaku segera
Aku pernah jatuh hati
Tiap saat berillusi
Tanpa dirimu di sisi
Dikau manis mencabar puteri
Senyummu indah melembut hati
Biar sepi melanda diri
Hadirmu tetap dalam mimpi
Kehadiranmu ku terpaku
Menyaksikan langkahmu
Dikau ayu mencabar ratu
Jelingan matamu selembut bayu
Oh ku terbayang merah jambu
Sungguh manis memikat kalbu
Biar resah melanda diri
Hadirmu kukuh dalam hati
Oh sayangku
Terkapar tak tahan ku
Hati ini milikmu
Oh manis
Kupinta sayang
Rambut hitamku terpegun
Oh rindu
Engkaulah ratu
Hati ini dikau curi
Tika bermain duri hati
Srikandi di sisi
Oh dikau ibarat mentari
Mengapakah kau berlari
Di kala hidupku sepi
Hey... dikaulah taman utama
Di malam yang gelita
Datanglah padaku segera
Labels:
Belantara
Belantara - Nostalgia
Tika dingin pagi
Kabus menutup diri
Mentari bagai segan
Menunjuk siang
Bayu samudera menegur daku
Lantaran inginkan berpuisi
Jernihnya embun di hujung daun
Saling seperti mutiara pagi
Segalanya yang pasti
Aku turuti demi
Mendendangkan melodi ini
Mungkinkah kala ini
Simfoni cinta kita
Seakan berpadu semula
Biar beribu mentari
Biar berjuta rembulan
Takkan menyatukan
Cinta kita
Seribu perjalanan
Yang penuh liku hitam
Tidak kulemas dalam kebinggungan
Namun di hatiku cepat mengejutkan aku
Aku dalam ingatan
Aku dalam impian
Kembalilah padaku
Kabus menutup diri
Mentari bagai segan
Menunjuk siang
Bayu samudera menegur daku
Lantaran inginkan berpuisi
Jernihnya embun di hujung daun
Saling seperti mutiara pagi
Segalanya yang pasti
Aku turuti demi
Mendendangkan melodi ini
Mungkinkah kala ini
Simfoni cinta kita
Seakan berpadu semula
Biar beribu mentari
Biar berjuta rembulan
Takkan menyatukan
Cinta kita
Seribu perjalanan
Yang penuh liku hitam
Tidak kulemas dalam kebinggungan
Namun di hatiku cepat mengejutkan aku
Aku dalam ingatan
Aku dalam impian
Kembalilah padaku
Labels:
Belantara


